Amalan ketika ‘Idul Fitri

بسم الله الرحمن الرحيم

Yang Kita Lakukan ketika ‘Idul Fitri

  • Sholat ‘Idul Fitri, Untuk rokaat pertama setelah takbirotul ihrom dan setelah membaca do’a Iftitah kemudian takbir sebanyak 7 X, Dan untuk rokaat kedua setelah takbirotul intiqol (Takbir perpindahan rukun) kemudian takbir lagi sebanyak 5 X, diantara takbir disunahkan membaca:

سبحان الله والحمد لله و لا اله الا الله و الله اكبر

  • Sebelum berangkat untuk mengerjakan sholat ‘idul Fitri disunnahkan melakukan hal-hal sebagai berikut: 1. Mandi, 2. Pakaian baru (sebagai sarana luapan kebahagiaan dihari kemenangan untuk bersyukur atas semua ni’mat dan karunia Allah SWT.), 3. Memakai wewangian, 4. Makan pagi sebelum berangkat, 5. Pergi ke Masjid dan pulang dari Masjid melewati jalan yang berbeda.
  • Ziarah kubur pada hari raya hukumnya Sunnah mu’akkad.
  • Bersalam-salaman ketika lebaran diantara laki-laki dan perempuan yang tidak ada ikatan mahrom hukumnya haram.
  • Syaikh Al-Wana’i dalam Risalahnya menjelaskan, Barang siapa pada hari raya setelah sholat subuh membaca Istighfar 100 X, Maka dalam buku catatan amalnya tidak ada catatan dosa (semua dosanya diampuni), dan besok pada hari kiamat termasuk golongan orang-orang yang diselamatkan.
  • Nabi Muhammad SAW bersabda, ”Barang siapa sebelum sholat hari raya membaca kalimat:

 لا اله الا الله و حده لا شريك له, له الملك و له الحمد يحي و يميت و هو حي لا يموت بيده الخير, و هو على كل شيء قدير

400 X, Maka besok di Akhirat akan dinikahkan dengan Bidadari, dan mendapatkan pahala seakan-akan memerdekakan 400 Orang budak (hamba sahaya).

  • Pada hari raya disunnahkan pula membaca tasbih dan tahmid 100 X, yaitu:

, يا رب انى اعطيت ثوابها اهل القبور.100 X سبحان الله و بحمده

Kemudian pahalanya dihadiahkan (disampaikan) kepada semua orang yang telah meninggal dunia, maka besok pada hari kiamat akan dimintakan (dimintai) rohmat oleh semua orang yang telah meninggal dunia.

  • Puasa 6 hari dibulan Syawwal, Nabi Muhammad SAW bersabda:

من صام رمضان ثم اتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر.رواه المسلم

Artinya: Barang siapa berpuasa Romadhon kemudian diikuti dengan puasa 6 hari dibulan Syawwal, maka ia seperti berpuasa satu tahun. (HR. Imam Muslim). 

NB: Dikutip dari kitab Hidayah Fi Hijriyah, karangan Muh. Masykur Khoir, Penerbit DKM(Duta Karya Mandiri) dari Kediri. Semoga Bermanfa’at, Amin!!

     

By: Ali Mahrus Lowayu Dukun Gresik
Senin, 17 Oktober  2011

Sekian mudah-mudahan bermanfa’at, Amin..!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: